
Prestasi ganda ini menjadi penutup yang membanggakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-242, sekaligus bukti nyata komitmen Pemko Pekanbaru dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memecahkan rekor semata, tetapi juga sarat nilai religius, budaya, dan kebersamaan.
Perwakilan MURI, Andre Purwandono, dalam kesempatan penyerahan penghargaan menyampaikan kekaguman atas antusiasme peserta. Awalnya panitia hanya menargetkan kehadiran sekitar 5.000 ASN, namun jumlah yang tercatat dan diverifikasi tim MURI mencapai angka 9.184 orang.
“Kita malam ini menjadi saksi sekaligus pelaku dari sebuah kegiatan yang luar biasa, yakni pembacaan Surah Al-Mulk oleh ASN terbanyak di Indonesia. Semoga rekor ini tidak sekadar menjadi pencapaian seremonial, melainkan menjadi ikhtiar bersama agar Kota Pekanbaru semakin maju, sejahtera, aman, dan semakin dicintai masyarakatnya,” ujar Andre.

Secara resmi, piagam penghargaan dan medali rekor MURI diserahkan kepada Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, didampingi Wakil Wali Kota, Markarius Anwar. Andre juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mewujudkan momen bersejarah ini sebagai wujud rasa syukur ulang tahun kota.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa gagasan untuk memecahkan rekor MURI melalui pembacaan Surah Al-Mulk ini berasal dari istrinya, Sulastri. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa perayaan hari jadi tidak hanya tentang kemeriahan, melainkan juga tentang memperkuat fondasi keagamaan dan persatuan.
Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru tahun ini pun resmi ditutup dengan kegiatan tabligh akbar, yang mengedepankan kegiatan bernilai religius serta berorientasi pada pemberian manfaat langsung bagi masyarakat luas.(Adv)
