Waspadai Klaster Corona Pengungsi

covid-19
Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito. (Instagram@wikuadisasmito)

JAKARTA – Satgas Penanganan COVID-19 meminta pemerintah daerah (pemda) melakukan langkah antisipasi. Terutama bencana banjir akibat curah hujan di sejumlah wilayah. Pemda harus mewaspadai potensi klaster Corona pengungsi bagi masyarakat yang terdampak.

“Belakangan ini sejumlah daerah di Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Diprediksi akan berlangsung selama 6 bulan karena adanya La Nina. Dampaknya pada curah hujan dengan intensitas tinggi. Hal ini tentu berpotensi menimbulkan bencana alam. Seperti banjir. Pemda perlu mengantisipasi dampak banjir terhadap warga yang berada di lokasi pengungsian,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, di Jakarta, Selasa (6/10).

Antisipasi itu, utamanya terkait penerapan protokol kesehatan. Menurut Wiku banyaknya warga yang mengungsi dapat menimbulkan klaster baru. “Karena itu mulai sejak dini harus dilakukan antisipasi. Agar tidak terjadi klaster baru,” imbuhnya.

Meski begitu, lanjutnya, kedisiplinan warga juga sangat penting. Wiku meminta masyarakat yang nantinya mengungsi selalu mematuhi protokol kesehatan serta menjaga kebersihan lokasi.

“Tidak ada lagi langkah paling tepat selain kedisiplinan. Patuhi nprotokol kesehatan. Lakukan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Selain itu kebersihan lokasi pengungsian juga harus tetap dijaga. Sehingga dapat melindungi para pengungsi dari berbagai penyakit lain,” tukasnya.

Wiku meminta pemda proaktif memetakan dan membuat perencanaan sebaik-baiknya terhadap fasilitas dan pelayanan lokasi pengungsian. “Pemda diharapkan proaktif untuk memetakan dan merencanakan dengan baik. Terkait penyediaan dan pelayanan fasilitas pengungsian sebagai langkah antisipasi,” tuturnya. (rh/fin)