Tekan Angka Positif Covid-19, Usaha Pemerintah Membuahkan Hasil

pasien covid-19
Ilustrasi, Paisen Covid-19 (Shutterstock)

JAKARTA – Usaha pemerintah menekan angka positif COVID-19, mulai membuahkan hasil. Ini terlihat dari tingkat keterpakaian ruang isolasi dan ruang ICU rumah sakit rujukan. Jumlahnya di bawah 60 persen dari total kapasitas.

“Ada penurunan ruang isolasi dan keterpakaian ICU di rumah sakit. Rata-rata sudah di bawah 60 persen. Jadi kekhawatiran terjadinya penumpukan pasien di rumah sakit tidak lagi terjadi. Karena sudah diantisipasi,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi di Jakarta, Rabu (21/10).

Penurunan angka keterpakaian tersebut karena penanganan pasien COVID-19 berdasarkan gejala. Sehingga tidak seluruhnya yang terkonfirmasi positif dirawat di rumah sakit. “Isolasi yang gejala ringan sudah di asrama isolasi dan di hotel. Karena sudah dipilah mana yang layak dirawat di rumah sakit, mana yang bisa isolasi mandiri,” imbuhnya.

Dia menyatakan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah membentuk Tim Task Force COVID-19 (TFC-19) yang diterjunkan ke 12 provinsi prioritas penanganan COVID-19. Mereka bertugas melakukan tinjauan lapangan dalam rangka monitoring dan evaluasi penanganan COVID-19 di daerah.

Oscar menyebut tim TFC-19 tersebut memeriksa penanganan COVID-19 mulai dari sarana dan prasarana fasilitas kesehatan. Seperti ruang isolasi dan ruang ICU, pengecekan laboratorium, hingga pendampingan penanganan COVID-19 bagi tenaga kesehatan di daerah.

Dikatakan, penanganan COVID-19 di daerah harus sama dengan yang dilakukan pemerintah pusat. “Ini dalam rangka penurunan angka kasus baru COVID-19, penurunan angka kematian dan peningkatan kesembuhan pasien. Caranya disiplin gerakan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak). Protokol kesehatan ini harus terus dilakukan. Dengan begitu, kasus positif bisa ditekan,” paparnya.

Dia menekankan seluruh pihak untuk terus memantau perkembangan kasus baru yang ada. Penerapan pengetesan pelacakan dan perawatan, dan penanganan pasien berdasarkan gejala.(rh/fin)