Radarnews.co, RENGAT – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, sejak Sabtu (26/7/2025) mengakibatkan meluapnya Sungai Cenaku. Luapan air tersebut merendam sejumlah permukiman warga di Kecamatan Batang Cenaku, menimbulkan kekhawatiran akan potensi banjir yang lebih besar.
Menanggapi kondisi tersebut, personel Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku langsung turun ke lokasi terdampak untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga. Salah satu petugas yang aktif di lapangan adalah Aipda Sulaiman, yang dikenal masyarakat karena kedekatannya dengan warga desa.
Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, menyampaikan bahwa kesigapan anggota di lapangan membuat situasi tetap terkendali meski sempat mencemaskan.
“Situasi banjir memang cukup mengkhawatirkan saat itu. Namun berkat kesigapan personel kami, situasi dapat dikendalikan. Kami juga memastikan tidak ada korban jiwa,” ujar Misran dalam keterangannya, Minggu (27/7/2025).
Dari laporan di lapangan, ketinggian air sempat mencapai sekitar 1,5 meter di beberapa titik. Namun, pada Sabtu siang, air mulai surut secara signifikan. Tidak ada laporan mengenai warga yang mengungsi, karena genangan air tidak berlangsung lama dan perlahan menyusut.
Menurut Misran, warga mulai kembali beraktivitas secara normal meskipun tetap diminta untuk waspada terhadap potensi banjir susulan.
“Kami bersyukur karena tidak ada korban, dan hingga kini warga masih bisa bertahan di rumah masing-masing. Aktivitas masyarakat juga perlahan kembali seperti biasa,” imbuhnya.
Bhabinkamtibmas Aipda Sulaiman masih terus berada di lapangan untuk memantau kondisi terkini. Ia menjalin komunikasi intensif dengan perangkat desa dan masyarakat setempat guna mengantisipasi segala kemungkinan. Warga diimbau untuk tidak beraktivitas terlalu dekat dengan bantaran sungai serta segera melapor jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air.
“Kami minta warga tetap waspada. Walaupun air sudah surut, potensi cuaca ekstrem masih ada. Hindari area sungai dan terus ikuti arahan dari aparat dan perangkat desa,” ujar Aipda Sulaiman kepada warga.
Langkah cepat yang diambil oleh Polsek Batang Cenaku diapresiasi oleh masyarakat. Pendekatan tanggap bencana yang dilakukan aparat kepolisian menjadi bukti nyata dari semangat pengabdian Polri kepada masyarakat, sebagaimana nilai-nilai yang dijunjung dalam filosofi Bhayangkara.
“Upaya cepat tanggap dari aparat kepolisian di lapangan merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat. Ini juga selaras dengan semangat Bhayangkara yang selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah,” tutur Aiptu Misran.
Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Batang Cenaku pada Minggu dilaporkan cerah. Debit air Sungai Cenaku menunjukkan tren menurun. Meski demikian, jajaran Polsek Batang Cenaku bersama pemerintah desa setempat tetap siaga untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga tetap terjaga.
Pihak berwenang juga mengingatkan bahwa meski hujan telah reda, potensi banjir bisa terjadi kembali apabila hulu sungai menerima limpahan air dari daerah lain. Oleh karena itu, sistem peringatan dini dan pemantauan berkala akan terus dilakukan.*