Semua Bertumpu Pada Benzema

MADRID – Bomber Real Madrid Karim Benzema membuktikan bahwa keputusan Presiden Asosiasi Sepakbola Prancis (FFF), Noel Le Graet, menutup pintunya untuk Timnas Perancis adalah kesalahan fatal. Pemain 32 tahun itu menjadi bintang lewat brace (dua gol) ke gawang Valencia, Jumat (19/6) dini hari WIB. Madrid menang 3-0 di laga perdana “restart” La Liga.

Ya, Benzema sudah tak diterima di Les Bleus-julukan Perancis- menyusul permintaan tak lazim dari Benzema yang menginginkan bisa membela negara tempat kedua orang tuanya dilahirkan, Aljazair. Beberapa jam sebelum laga melawan Albania, Benzema tak masuk dalam skuad sang pelatih, Didier Deschamps di kualifikasi Euro 2020, November silam.

Jika dirunut dalam sejarah Real Madrid, ia masuk peringkat daftar sepuluh besar pencetak gol terbanyak dengan torehan 242 gol. Striker 32 tahun asal Prancis itu berada di posisi keenam. Dua gol ke gawang Valencia pada menit ke-61 dan 87 membuat Benzema menggeser sosok legenda Madrid Ferenc Puskas dari daftar top scorer Los Blancos ke posisi ke enam. Dengan tambahan dua gol dalam laga tersebut, Benzema kini mengemas total 243 gol, unggul satu gol dari Puskas.

Benzema berada di urutan kelima di bawah Cristiano Ronaldo (451 gol), Raul Gonzalez (323), Alfredo Di Stefano (308), dan Santillana (290). “Saya tak membayangkan bisa ada dalam posisi itu. Keinginan saya hanya ingin (skill) selalu berkembang dan bermain baik,” tutur pemain asal Prancis itu.

Salah satu gol indah ke gawang Valencia diunggah Benzema ke akun Twitter pribadinya. Passing matang dari Asensio, diterima dengan baik oleh kaki kanannya. Belum sempat menginjak tanah, kaki kiri Benzema langsung menghajarnya dan bola meluncur keras ke sudut kanan atas gawang Valencia. Sepakbola adalah hidup dan cinta saya, tetapi keluarga memberikan saya segalanya,” kicau Benzema.

Sempat menjadi bahan pergunjingan karena mandul di depan gawang, Benzema nyatanya menempati urutan kedua daftar topskor sementara kompetisi dengan 16 gol dan 11 di antaranya merupakan gol pembuka. Hal itu lah yang memaksa jurnalis Marca, Jose Felix Diaz, mengakui bahwa Benzema punya segudang keajaiban di lapangan hijau.

“Dalam waktu seminggu, Benzema akan dikritik karena dia tidak mencetak gol atau karena dia bukan predator di dalam kotak,” katanya kepada Radio Marca. ” Benzema hanya bisa mencetak gol. Dia adalah pemain yang sangat berbakat, tapi dia karakter yang sangat berbeda dengan Cristiano Ronaldo,” tandasnya.

Tambahan tiga poin membuat Madrid terus menempel Barcelona yang ada di puncak klasemen. Barcelona saat ini memimpin dengan 64 poin. Los Blancos tepat di belakang dengan 62 angka. (fin/tgr)