Romelu Lukaku: Peluang Juara Masih Terbuka

Romelu Lukaku

MILAN – Romelu Lukaku-lah yang mempertemukan Manchester United dengan Inter Milan, musim panas 2019. Tetapi, itu hanya terjadi di bursa transfer. Namun bagi Setan Merah, kehilangan Lukaku tak lagi menjadi sumber masalah mereka ke depan. MU kini memiliki Marcus Rashford dan Anthony Martial sebagai striker. Kendati, striker lain yakni Mason Greenwood masih minim pengalaman.

Lukaku yang telah mencetak 23 gol dari 36 penampilan bersama Inter, kini punya pekerjaan rumah untuk La Beneamata. Yakni membawa menjaga kans Inter untuk mengejar Juventus dan Lazio di dua posisi terdepan. Kemitraan yang apik dengan Lautaro Martinez memang sudah menjadi pilihan Antonio Conte di lini depan. Hingga pekan 29, duet keduanya membawa Inter duduk sementara di peringkat 3 di klasemen Liga Italia. il Nerazzurri sudah mengantongi 18 kali kemenangan, imbang 7 kali, dan tumbang 3 kali. Hal yang lumrah jika laga melawan Brescia dini hari nanti akan menghentakkan duet ini kembali ke lini depan.

Baca Juga: Manchester United Lebih Diunggulkan, Harga Diri Mou Dipertaruhkan

Ketajaman Internazionale terlihat dari 56 gol yang sudah mereka kemas sejauh ini. Dilansir dari Whoscored, sebagian besar (37 gol) lahir dari permainan terbuka, sementara 8 gol lainnya dari tendangan penalti. Daya gempur Lukaku dkk pun makin ciamik dengan sontekan ke gawang lawan mencapai 464 percobaan, dan 171 di antaranya shoot on goal. Wajar jika Lukaku menyebut 10 laga tersisa menjadi pertaruhan hidup dan mati mereka.

“Kemenangan dari setiap laga menjadi sangat penting bagi kami, karena peluang juara masih terbuka. Semua laga kami anggap sebagai pertaruhan hidup atau mati. Sekarang kami harus fokus untuk laga malam nanti,” kata Romelu Lukaku kepada Sky Sport Italia seperti dikutip Football Italia.

Pemain berpaspor Belgia ini pun tak mau ambil pusing betapa padatnya jadwal Serie A. Ya, ada 10 pertandingan tersisa, yang tiap laganya berlangsung tiga hari sekali sampai 2 Agustus mendatang. Jika ingin terus menjaga peluang, Inter niscaya tak boleh terpeleset di periode sprint ini. “Setiap laga memang tak mudah kami harus menjalani dengan senang hati. Kami harus latihan setiap hari, tim dalam kondisi bagus secara fisik, tapi kami harus terus kuat,” ujarnya.

Kepercayaan diri Lukaku dkk tentu membuat jala gawang Brescia akan bergetar. Brecia yang sementara bertengger di urutan 19 masih mengumpulkan empat kemenangan. Untuk kualitas lini depan, sejauh ini, Brescia dapat melepaskan total 282 tembakan. Dari sejumlah percobaan itu, 103 di antaranya mengancam gawang lawan. Sejak laga Serie A dilanjutkan, Brescia belum pernah kalah. Mereka selalu meraih hasil imbang, yaitu 1-1 melawan Fiorentina dan 2-2 melawan Genoa.

Kendati demikian, klub yang berjuluk Biancazzurri itu masih jauh dari Inter Milan. Jadi, Nerazzurri bisa memanfaatkan kesempatan baik ini untuk mengeruk kemenangan besar demi menjaga peluang merebut scudetto. (fin/tgr)