Pilkada Serentak 2020, Masker Kandidat Disorot

pilkada
Ilustrasi

JAKARTA – Pilkada Serentak 2020 mendatang diprediksi akan terdampak di masa pandemi COVID-19 saat ini, banyak aturan baru yang diberlakukan. Mulai dari pengunaan masker, hingga rapat dan diskusi secara virtual.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menduga akan ada masker dengan gambar kandidat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada serentak 2020.

Jazilul mengatakan, masker digunakan setiap pasangan calon kepala daerah sebagai penanda siapa pendukung dan bukan pendukung. Karena adanya atribut tertentu yang melekat pada desainnya.

“Setiap kampanye, pakai masker. Orang kan ke TPS pakai masker. Kenapa saya sampaikan perang masker? Bisa jadi masker itu menjadi tanda pada setiap pasangan yang ada,” ujar Jazilul di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (24/8).

Baca Juga : Jelang Pilkada, KPK Bakal Minta Pakta Integritas

Dia mengatakan kalau ada empat calon kepala daerah yang berlaga, maka bisa jadi akan ada empat warna maupun atribut yang muncul di TPS.

Diketahui, Indonesia menganut asas Luber atau Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia serta Jurdil atau Jujur dan Adil.

Mengingat adanya asas kerahasiaan, seharusnya dalam penggunaan di TPS itu dibuat aturan oleh penyelenggara. Karena di masa pandemi COVID-19 saat ini, menggunakan masker di TPS adalah kewajiban pemilih maupun penyelenggara pemilu.

Ia berpendapat, penyelenggara lebih tahu seperti apa masker yang harus digunakan. “Kalau mau adil, masker disiapkan oleh penyelenggara. Jadi seragam,” ucapnya.(khf/fin/rh)