Pengadaan APD Pilkada Disarankan Tanpa Lelang

pilkada serentak
Mendagri, Tito Karnavian. (Instagram@titokarnavian)

JAKARTA – KPU terus melalukan persiapan untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Salah satunya pembelian Alat Pelindung Diri (APD). Keperluan protokol COVID-19 ini, disarankan dilakukan tanpa lelang alias penunjukkan langsung (PL).

“Untuk ini, saya sudah minta jangan dilakukan lelang. Namun, penunjukan langsung saja,” ujar Mendagri, Tito Karnavian, Senin (20/7). Terkait hal ini, Tito telah berbicara dengan Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ketua KPK, Kapolri, dan Jaksa Agung.

Menurutnya, pengadaan alat-alat kesehatan protokol COVID -19 memerlukan kecepatan. Terlebih, Pilkada 2020 sudah memasuki tahapan pencocokan dan penelitian (coklit).

Baca Juga: Gerakan Klik Serentak Pilkada

Apabila melalui lelang, pengadaannya terlalu lama. Akibatnya petugas yang melakukan coklit tidak terlindungi dan rentan tertular COVID-19. “Ketua LKPP menyampaikan kepada saya, nggak usah lelang. Pesan langsung saja,” imbuh mantan Kapolri ini.

Pada pekan ini, pihaknya akan menghubungi Menteri Keuangan, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Ketua LKPP, Ketua BPKP, Ketua KPK, Jaksa Agung, dan Kapolri untuk merumuskan payung hukum terkait kemudahan pengadaan APD guna keperluan Pilkada 2020.

Baca Juga: KPU Tetapkan Batasan Usia Bagi Petugas Pilkada 2020

Dia menambahkan hal ini supaya ada kekuatan hukum bahwa pengadaan APD boleh dilakukan melalui penunjukan langsung. “Yang terpenting tidak ada niat lakukan mark up. Tujuannya supaya ini cepat bisa dikerjakan. Kalau proses lelang lambat. Nanti petugas bisa-bisa nggak jalan,” ucap mantan Kapolda Metro Jaya ini.(rh/fin)