Mantan Plt Direktur Pengaduan Masyarakat KPK Dapat Sanksi Ringan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

JAKARTA – Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pengaduan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (Dumas KPK) Aprizal dijatuhkan sanksi pelanggaran etik ringan berupa teguran lisan oleh majelis etik Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Ia terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku menyangkut giat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) beberapa waktu lalu.

“Melakukan perbuatan yang menimbulkan suasana kerja yang tidak kondusif dan harmonis yang diatur dalam Pasal 5 Ayat 2 huruf a Peraturan Dewan Pengawas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegekan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK,” ujar Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean di Gedung Pusat Edukasj Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (12/10).

Menurut Tumpak, teguran lisan yang dijatuhkan diharapkan agar Aprizal tidak mengulangi perbuatannya lagi lantaran tak berkoordinasi dalam OTT KPK di lingkungan Kemendikbud.

Majelis etik mempertimbangkan sejumlah hal dalam putusan tersebut. Adapun fakta bahwa Aprizal tidak menyadari pelanggarannya sebagai pertimbangan yang memberatkan putusan.

“Hal yang meringankan, terperiksa (Aprizal) belum pernah dihukum akibat pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku, terperiksa kooperatif sehingga memperlancar jalannya persidangan,” kata Tumpak.

Aprizal pun disebut terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku Sinergi pada Pasal 5 ayat (2) huruf a Peraturan Dewan Pengawas KPK Nomor 02 Tahun 2020.(riz/gw/fin)