Mantan Anggota BPK Ditahan KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil. Dia ditahan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pembanguna Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR.

Usai pemeriksaan dan akan ditahan, Rizal Djalil mengaku siap bekerja sama dengan KPK guna mengungkap kasus dugaan suap SPAM Kementerian PUPR. Ditegaskannya, dirinya maupun sang anak sekaligus politisi PAN Dipo Nurhadi Ilham tidak pernah menerima uang haram tersebut.

“Yang terkait dengan saya pribadi dan anak saya pribadi saya tidak pernah menerima uang dari yang disebutkan sebagai pemberi tadi. Mari kira tunggu di pengadilan, saya akan buka semua dan saya siap bekerja sama dengan KPK dan itu supaya proses dapat selesai dengan cepat,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (3/12).

Rizal menganggap kasus yang membelitnya merupakan cobaan dari Tuhan. Ia pun siap membuktikan sangkaan terhadapnya jika terbukti di persidangan nanti.

“Ini murni cobaan yang diberikan Allah. Saya siap menjawab kalau memang dugaan yang diduga kepada saya terbukti di pengadilan, tidak ada yang perlu disesalkan. Saya mengalir saja seperti air Sungai Musi. Pasti akan sampai di muara saja, ikan sepat ikan gabus makin cepat makin bagus,” kata Rizal.

Ia pun berharap kasus ini tidak merusak nama baik BPK. Sebab, ia memastikan para auditor di BPK telah bekerja secara maksimal.

“Saya berharap kejadian ini tidak merusak BPK, karena bagaimanapun para auditor BPK sudah bekerja maksimal termasuk tim saya,” imbuhnya.(riz/gw/fin)