Lazio Masih Bisa Berselebrasi

Simone Inzaghi. (Instagram@pippoinzaghi)

ROMA – Satu poin yang diperoleh Lazio dalam lima laga terakhir menjadi rampasan yang terlalu kecil saat tim berjuluk Elang Ibukota ini mengejar Scudetto di tiga laga tersisa. Menjelang pekan 35, Lazio sementara berada di peringkat 4 di klasemen Liga Italia.

Biancocelesti -julukan lain Lazio- telah mengantongi 21 kemenangan, imbang 6 kali, dan kalah 7 kali. Senin (21/7) dini hari, Lazio gagal memetik poin di Turin setelah dua gol Cristiano Ronaldo hanya bisa dibalas melalui sepakan penalti Ciro Immobile di menit akhir.

Oleh karena itu, kans Immobile dkk sudah pasti tertutup karena tertinggal 11 poin, yang artinya Juve hanya membutuhkan satu angka untuk benar-benar menyingkirkan Lazio dari persaingan scudetto.

Namun demikian, meraih posisi kedua masih realistis, akan ada keinginan untuk mendapatkan kemenangan lain dalam tiga laga ke depan. Dilansir dari DAZN, Simone Inzaghi menegaskan bahwa Biancocelesti masih memiliki prestasi yang bisa dirayakan meski pada akhirnya gagal meraih Scudetto.

”Kami masih bisa berselebrasi. Lazio akan tetap mengakhiri musim dengan kegembiraan karena bisa kembali ke Liga Champions musim depan. Ini mimpi yang sudah kami nantikan 14 tahun silam,” ujar pria yang baru mengantongi tiga caps bersama Timnas Italia selama karirnya.

Ketajaman lini depan Lazio kembali diuji pada laga melawan Cagliari dini hari nanti (Live Bein Sport2, Pukul 02.45). Mereka kini sudah menceploskan 69 gol masih membutuhkan banyak gol agar bisa merebut posisi terhormat .

Dilansir dari Lazionews, Elang Ibukota tak pernah kalah dari Cagliari selama dinahkodai Simone Inzaghi. Mereka meraih lima kemenangan dan dua kali imbang saat bersua dengan skuad Walter Zenga. Berlaga di Olimpico, Cagliari belum pernah memetik poin penuh dari 11 musim terakhir. Kemenangan terakhir diraih pada pertemuan pertama Serie A 2009-2010, Oktober 2019.

”Kami saat ini masih focus menamatkan musim ini dengan rekor diatas 47 poin. Itu artinya kami bisa memecahkan rekor era Giulini dengan 47 poin yang diperoleh di Serie A. Kami masih bekerja keras untuk membuat diri kami siap untuk bersaing bersama Roma (zona Liga Eropa),” ujar Zenga kepada Gazetta Dello Sport, kemarin.(fin/tgr)