Lampard Ogah Timnya Disebut Berperan Membantu The Red

Chelsea

LONDON – Chelsea memang sukses menaklukan Manchester City 2-1 di pekan ke-31 Liga Inggris, Jumat (26/6). Hasil itu membantu Liverpool resmi menjadi juara Premier League musim ini, untuk pertama kalinya sejak 1990. Namun bagi Frank Lampard, dirinya ogah menyebut timnya berperan membantu The Red-julukan Liverpool- juara.

Ya, dalam matchweek Liga Premier pekan ke-31 di Stamford Bridge, Chelsea sukses menumbangkan Manchester City. Gol-gol Chelsea dicetak oleh Christian Pulisic dan penalti Willian, sementara gol City dicetak oleh Kevin De Bruyne. Raihan itu membawa Chelsea tetap aman di posisi terakhir tiket Liga Champions musim depan. Duduk di peringkat empat klasemen sementara, The Blues kini mengoleksi 54 poin, mereka pun bisa menjaga jarak dari pertarungan Manchester United dan Wolves di peringkat lima dan enam dengan 49 poin.

“Chelsea mengucapkan selamat kepada Liverpool. Kami tahu, hasil melawan Man City bukanlah menjadi penentu gelar juara (bagi Liverpool) yang telah diputuskan sejak lama melalui konsistensi The Red selama ini,” tutur Lampard dikutip dari laman resmi Chelsea.

“Mereka (Liverpool) punya segudang pemain hebat dan memiliki seorang Jurgen Klopp (manajer). Saya mengerti ini adalah hasil kerja keras mereka. Selamat bagi Liverpool yang mengakhiri penantian yang sangat panjang selama 30 tahun untuk meraih gelar ini,” tambahnya.

Kekalahan atas Chelsea tentu memupus harapan Bos Manchester City, Pep Guardiola. Meski menjadi runner up, Guardiola ikut mengucapkan selamat kepada Liverpool setelah pertandingan. Baginya, performa sang rival sangat fantastis. Mereka menang meski gelaran kasta sepak bola tertinggi di Britania Raya itu menyisakan beberapa pertandingan lagi.

Hal ini dikarenakan Liverpool, yang berada di puncak klasemen, sudah tidak bisa dikejar lagi oleh Manchester City dari segi perolehan poin. Terlebih klub berjuluk the Citizens tersebut baru menelan kekalahan atas Chelsea.”Selamat untuk Liverpool, untuk musim yang hebat ini, untuk gelar yang mereka menangkan,” ujar Guardiola kepada BT Sport.

Manchester City pun masih punya peluang untuk menjadi juara di dua kompetisi lainnya. yakni FA Cup dan Liga Champions. Selain itu, mereka juga sudah meraih trofi dari pentas Carabao Cup musim ini. Ia mengaku, dalam musim ini, timnya belum sekonsisten Liverpool.

“Kami tidak sekonsisten seperti tahun-tahun sebelumnya. Saya melihat Liverpool menjadi percaya diri setelah menjuarai Liga Champions musim lalu. Anda bisa melihat bagaimana mereka bermain dan menganggap semua laga adalah laga pamungkas. Mereka bisa begitu, tapi tidak bagi kami,” akunnya.

Musim ini, pasukan Jurgen Klopp tampil lebih klinis. Tercatat, dari 31 pertandingan yang telah dimainkan, Liverpool berhasil meraih 28 kemenangan dan hanya sekali kalah. Hal itulah yang membuat perolehan poin The Reds unggul jauh atas Man City musim ini.

“Ketika Liverpool mendapat tiga poin, kami terus dipaksa mengejar mereka. Kami tidak bisa melupakan kami masih berada di urutan kedua di liga, jadi kami masih lebih baik daripada banyak tim, dan kami akan menyelesaikan perjuangan untuk Liga Champions dan tentu harus menjadi juaranya,” tambah Guardiola. (fin/tgr)