KPK Pelototi Dana Influencer

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah memelototi anggaran Rp90,45 miliar yang mengalir ke pemengaruh atau influencer di media sosial. KPK tidak menutup kemungkinan untuk melakukan kajian ataupun penyelidikan atas kebenaran adanya anggaran tersebut.

“Sebagai bentuk tugas monitoring KPK Pasal 6 huruf c UU 19/2019, yaitu melakukan kajian, tapi bisa juga dalam bentuk penyelidikan,” ujar Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango ketika dihubungi, Minggu (23/8).

Nawawi menyatakan, sebagai lembaga antirasuah, KPK tentu memperhatikan isu-isu pemberantasan korupsi yang menjadi perhatian masyarakat. Termasuk soal isu kucuran dana yang mengalir ke influencer tersebut.

Baca Juga : KPK Rilis Laporan Kinerja Semester I 2020

Hanya saja, menurut Nawawi, saat ini pihaknya masih perlu menelusuri kebenaran informasi tersebut.

“Tentu saja cara kerja KPK menyikapi informasi tersebut tidak harus disampaikan secara terbuka. Kita sedang cermati ada tidaknya kebenaran tersedianya anggaran itu,” kata Nawawi.

Baca Juga : Jelang Pilkada, KPK Bakal Minta Pakta Integritas

Sementara itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaku siap melakukan audit terhadap kucuran dana untuk influencer. Audit bakal dilakukan jika ada permintaan dari DPR.

Anggota BPK Achsanul Qosasi menuturkan, pihaknya hingga kini belum melakukan audit lantaran dana tersebut terbagi dalam beberapa kementerian dan lembaga. Menurutnya, audit dapat dilaksanakan jika akumulasi dari penggunaan dana itu telah diumumkan.

“BPK belum menelusuri hal tersebut karena terbagi dalam beberapa kementerian dan lembaga, dan terakumulasi dalam beberapa tahun. Kecuali ada permintaan dari DPR,” ucap Achsanul.(riz/gw/fin)