Klaster Perkantoran Jadi Ancaman

ancaman
Ilustrasi

JAKARTA – Klaster perkantoran harus diwaspadai dalam upaya Percepatan Penanganan COVID-19. Klaster perkantoran menjadi ancaman penyebaran, sebab penyumbang terbesar kasus COVID-19 di Jawa Timur berasal dari perkantoran.

Anggota Tim Pakar untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Hidayatullah Muttaqin meminta masyarakat mewaspadai penyebaran virus corona baru dari perkantoran.

“Ruangan yang tertutup seperti perkantoran sangat rentan terjadi penyebaran. Seiring menyambut adaptasi kebiasaan baru, aktivitas kerja mulai normal dan karyawan diharuskan ke kantor dan belakangan muncul kasus terkonfirmasi positif beberapa diantaranya adalah pegawai kantor,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7).

Baca Juga: Ancaman Reshuffle Kabinet Dinilai Cukup Ampuh

Dosen Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM itu, mengatakan relaksasi ekonomi di tengah wabah mendorong masyarakat untuk bekerja, berbelanja, berolahraga dan mendapatkan hiburan.

Untuk itu, masyarakat harus berhati-hati akan potensi penyebaran COVID-19 di perkantoran, pusat perbelanjaan, restoran dan rumah makan.

“Protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat ketika berada di tempat-tempat tersebut. Setiap bertemu kerumunan segera hindari, apalagi jika itu terjadi di dalam ruangan tertutup seperti di perkantoran,” tuturnya.

Menurutnya jika virus corona menyebar melalui interaksi manusia, maka virus ini akan semakin mudah menyebar apabila jarak antara satu individu dengan individu lainnya sangat dekat.

“Terlebih jika terdapat banyak orang di tempat yang sama dalam ruangan yang tertutup,” ungkapnya.(gw/fin)

tag: ancaman