Dengan menggunakan website ini, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan kami.
Accept
Radarnews.coRadarnews.co
  • News
  • Riau
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Kepulauan Meranti
    • Kuantan Singingi
    • Pelalawan
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Siak
    Riau
    Lihat Lainnya
    Berita Teratas
    Konji Barayak, bubur tradisional khas Kuantan Singingi akan menjadi menu kuliner andalan menyambut Festival Pacu Jalur 2025
    Festival Pacu Jalur 2025 Usung Kuliner dan Budaya Khas Kuansing, Konji Barayak Jadi Andalan
    6 bulan lalu
    DPRD Hadiri Sosialisasi RDTR Marpoyan Damai 2025–2044, Pemko Tegaskan Pentingnya Ketertiban Ruang Kota
    2 bulan lalu
    Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri
    DPRD Riau Desak Polisi Usut Tuntas Kebakaran Disnakertrans
    6 bulan lalu
    Berita Terbaru
    DPRD Pekanbaru Hentikan Seluruh Pemasangan Tiang Internet, Provider Diwanti-wanti Hentikan Aktivitas
    2 bulan lalu
    DPRD Hadiri Sosialisasi RDTR Marpoyan Damai 2025–2044, Pemko Tegaskan Pentingnya Ketertiban Ruang Kota
    2 bulan lalu
    Banyak Temuan, Komisi IV DPRD Pekanbaru Soroti Serius Kinerja Dishub dan PT YSM
    2 bulan lalu
    Absen dari Rapat, APJATEL Disemprot Komisi I DPRD Pekanbaru Saat Sidak Tiang Optik Ilegal
    2 bulan lalu
  • Nasional
  • Internasional
    InternasionalLihat Lainnya
    kendaraan militer Thailand menghadapi Kamboja.
    Hari Ke-4 Konflik Thailand-Kamboja: Jumlah Korban Meningkat, Ratusan Ribu Warga Mengungsi
    6 bulan lalu
    Pasukan militer Thailand memuat artileri
    Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Kekuatan Militer Jomplang
    6 bulan lalu
  • Hukum
    HukumLihat Lainnya
    Polsek Kunto Darusalam amankan seorang pria berinisial JP (29) bersama barang bukti sabu seberat 11,92 gram, uang tunai, handphone, dompet, dan sepeda motor. Pelaku ditangkap usai operasi undercover buy di Desa Kunto Darusalam Hilir, Rokan Hulu. | Foto: Wartaoke.net/Andrean
    Geger! Pria di Rokan Hulu Diciduk Polisi Saat Antar Sabu Hampir 12 Gram
    5 bulan lalu
    Foto bersama Polres Rohul Bersama Anak TK Islam Sialang Jaya saat Tanam Pohon Manggis
    Polres Rohul Ajak Generasi Muda Wujudkan Green Policing
    5 bulan lalu
    Tersangka berisinial MR (31) saat diamankan di polsek tambusai utara. Dari rumah pelaku di temukan, 14 sabun dengan berat 3,91 gram. | Foto: Polsek Tambusai Utara/Andrean
    Polsek Tambusai Utara Bekuk Pengedar, 14 Paket Sabu Diamankan
    5 bulan lalu
    Terdakwa kasus korupsi dan suap yang merupakan Eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dituntut 6 tahun penjnaran dan uang pengganti miliaran rupiah
    Tuntutan Berat untuk Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa: 6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Miliaran
    6 bulan lalu
    Ketiga terdakwa suap, termasuk eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menghadapi sidang tuntutan di Pengadillan Negeri Pekanbaru
    Sidang Tuntutan Korupsi, Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Hadapi Tuntutan Jaksa KPK
    6 bulan lalu
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Olahraga
    • Lingkungan
    • Teknologi
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2026 Radarnews.co. All Rights Reserved.
Membaca: Kematian Siswa SD di Inhu, Keluarga Desak Polisi Usut Dugaan Bullying
Bagikan
Notifikasi Lihat Lainnya
Ubah Ukuran HurufAa
Ubah Ukuran HurufAa
Radarnews.coRadarnews.co
  • News
  • Pekanbaru
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Indragiri Hilir
  • Indragiri Hulu
  • Kampar
  • Kepulauan Meranti
  • Kuantan Singingi
  • Pelalawan
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Siak
  • NewsNewsNews
  • KanalKanalKanal
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum
    • Olahraga
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lingkungan
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Teknologi
  • DaerahDaerahDaerah
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Kepulauan Meranti
    • Kuantan Singingi
    • Pelalawan
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Siak
Sudah punya akun? Masuk
Ikuti Kami
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2026 Radarnews.co. All Rights Reserved.
Hukum

Kematian Siswa SD di Inhu, Keluarga Desak Polisi Usut Dugaan Bullying

Oleh Fahrizal Hamzah - Reporter
6 bulan lalu
4 Menit Membaca
Bagikan
KONFERENSI PERS - Keluarga korban perundungan di Inhu, Riau, Viator Butar-butar (kaos bergaris-garis) kala mengadakan konferensi pers beberapa waktu lalu
MENCARI KEADILAN - Keluarga korban perundungan di Inhu, Riau, Viator Butar-butar (kaos bergaris-garis) kala mengadakan konferensi pers beberapa waktu lalu. Hingga saat ini keluarga masih mencari keadilan atas kasus ini.
Bagikan

Radarnews.co, PEKANBARU – Kematian tragis seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, meninggalkan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar. Bocah laki-laki berusia delapan tahun itu meninggal dunia setelah sebelumnya diduga mengalami perundungan berulang di sekolah. Kini, lebih dari dua bulan sejak kejadian, keluarga korban mendesak polisi untuk bertindak lebih transparan dalam menangani kasus tersebut.

“Sudah terlalu lama tanpa kejelasan. Kami ingin penyelidikan yang jujur dan terbuka,” ujar Viator Butar-butar, perwakilan keluarga korban, kepada media, Minggu (27/7/2025).

Korban yang diketahui duduk di bangku kelas II SDN 012 Buluh Rampai, Kecamatan Siberida, sempat menunjukkan perubahan sikap mencolok sebelum akhirnya jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit. Sang anak mengeluh kesakitan dan menjadi pendiam. Kedua orangtuanya, curiga, lalu mencari tahu lebih dalam. Hasilnya mengejutkan: putra mereka ternyata menjadi korban perundungan oleh sejumlah kakak kelas di sekolah.

Pada 26 Mei 2025, korban mengembuskan napas terakhir. Esoknya, pihak keluarga melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. Laporan ini didukung oleh hasil pemeriksaan medis yang kemudian memperkuat dugaan adanya kekerasan fisik yang dialami korban sebelum meninggal.

Temuan dari tim forensik mengonfirmasi bahwa tubuh korban memiliki luka memar di sejumlah bagian, termasuk perut, paha, dan dada. Dalam konferensi pers awal Juni lalu, AKBP Supriyanto, yang memimpin autopsi, menyebutkan terdapat luka memar akibat kekerasan fisik serta kelainan pada organ dalam korban.

“Kami menemukan memar pada perut, paha, dan dada. Selain itu, juga terdapat kebocoran pada usus di bagian perut kanan,” jelas Supriyanto.

Kesimpulan dari hasil autopsi menyatakan bahwa kematian korban disebabkan infeksi sistemik menyeluruh di rongga perut akibat pecahnya usus buntu. Namun demikian, fakta adanya luka kekerasan tetap menjadi bagian penting dari temuan forensik.

Meski bukti sudah dikantongi sejak awal Juni, keluarga menilai penyelidikan polisi tidak menunjukkan progres berarti. Hingga akhir Juli, gelar perkara pun belum digelar.

“Kami justru melihat upaya pengaburan. Kasus ini seperti ditarik ulur, dan bisa saja dibiarkan tenggelam begitu saja,” kritik Viator.

Keluarga besar korban menegaskan bahwa mereka akan terus mencari keadilan. Mereka berharap aparat kepolisian tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menjunjung profesionalisme dan tanggung jawab moral.

“Ini bukan hanya soal satu anak. Ini soal masa depan lingkungan pendidikan kita. Kalau polisi tidak serius, maka perundungan akan terus jadi hantu di sekolah-sekolah,” lanjut Viator.

Pihak kepolisian sendiri belum memberikan perkembangan terbaru secara rinci. Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, sebelumnya menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan hasil autopsi dijadikan bahan pendalaman.

“Penyelidikan masih berjalan,” kata Fahrian singkat, dalam keterangannya awal Juni lalu.

Namun pernyataan itu tidak lagi cukup bagi pihak keluarga, yang merasa waktu terus berlalu tanpa arah. Sorotan publik pun mulai meluas, mengingat kasus ini tidak hanya mencerminkan kegagalan pengawasan di sekolah, tetapi juga kelemahan sistem hukum dalam menangani kekerasan terhadap anak.

Hingga kini, belum ada tersangka yang diumumkan, sementara pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi yang menjawab pertanyaan publik soal perlindungan siswa di lingkungan mereka.

Kematian seorang anak di usia sekolah dasar akibat dugaan perundungan seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pihak—baik institusi pendidikan, orang tua, maupun penegak hukum—untuk mengevaluasi sistem perlindungan anak yang selama ini diterapkan.

Keluarga berharap agar kasus ini tidak berakhir sebagai deretan statistik tanpa penyelesaian. Sebab, di balik angka dan laporan, ada anak-anak lain yang kini mungkin mengalami hal serupa, namun belum bersuara.*

Kuasa Hukum Tegaskan Nova Susanti Bukan Pelaku, Tapi Korban dalam Kasus Bisnis Kosmetik
Wamen Rangkap Komisaris BUMN, Langgar Putusan MK
Kronologi Terungkapnya Kasus Pemalsuan Emas di Bengkalis, Pemilik Toko Diamankan Polisi
Polisi Bongkar Praktik Beras Oplosan Pakan Ternak di Pekanbaru
Depresi Gagal Kuliah, Remaja di Blora Tikam Nenek Hingga Tewas
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Print
Berita Sebelumnya Tim Polres Inhil sedang menyelidiki dugaan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Simpang Luar, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil, Riau. Tak Sengaja Bakar 5 Ha Lahan Gambut, Warga Inhil Ditangkap Polisi
Berita Berikutnya Plt Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya. Hore! BOSDA Afirmasi untuk SMA/SMK Swasta di Riau Dipastikan Cair Tahun Ini
Subscribe
Login
Notify of
guest
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

FacebookSuka
XIkuti
YoutubeSubscribe
TelegramIkuti
- Advertisement -
Ad image

Terbaru

DPRD Pekanbaru Hentikan Seluruh Pemasangan Tiang Internet, Provider Diwanti-wanti Hentikan Aktivitas
Pekanbaru
DPRD Hadiri Sosialisasi RDTR Marpoyan Damai 2025–2044, Pemko Tegaskan Pentingnya Ketertiban Ruang Kota
Pekanbaru
Banyak Temuan, Komisi IV DPRD Pekanbaru Soroti Serius Kinerja Dishub dan PT YSM
Pekanbaru
Absen dari Rapat, APJATEL Disemprot Komisi I DPRD Pekanbaru Saat Sidak Tiang Optik Ilegal
Pekanbaru

Kamu mungkin suka

Terdakwa kasus korupsi dan suap yang merupakan Eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dituntut 6 tahun penjnaran dan uang pengganti miliaran rupiah
Hukum

Tuntutan Berat untuk Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa: 6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Miliaran

6 bulan lalu
Tersangka berisinial MR (31) saat diamankan di polsek tambusai utara. Dari rumah pelaku di temukan, 14 sabun dengan berat 3,91 gram. | Foto: Polsek Tambusai Utara/Andrean
Hukum

Polsek Tambusai Utara Bekuk Pengedar, 14 Paket Sabu Diamankan

5 bulan lalu
Foto bersama Polres Rohul Bersama Anak TK Islam Sialang Jaya saat Tanam Pohon Manggis
Rokan Hulu

Polres Rohul Ajak Generasi Muda Wujudkan Green Policing

5 bulan lalu
Polsek Kunto Darusalam amankan seorang pria berinisial JP (29) bersama barang bukti sabu seberat 11,92 gram, uang tunai, handphone, dompet, dan sepeda motor. Pelaku ditangkap usai operasi undercover buy di Desa Kunto Darusalam Hilir, Rokan Hulu. | Foto: Wartaoke.net/Andrean
Hukum

Geger! Pria di Rokan Hulu Diciduk Polisi Saat Antar Sabu Hampir 12 Gram

5 bulan lalu
Radarnews.coRadarnews.co
© 2026 Radarnews.co. All Rights Reserved.
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
ⓘ
wpDiscuz
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Password

Lupa password?