Dengan menggunakan website ini, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan kami.
Accept
Radarnews.coRadarnews.co
  • News
  • Riau
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Kepulauan Meranti
    • Kuantan Singingi
    • Pelalawan
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Siak
    Riau
    Lihat Lainnya
    Berita Teratas
    Ilustrasi kriminalitas Riau
    Pekanbaru Catat Angka Kejahatan Tertinggi di Riau, Ini Daftar 5 Besarnya
    4 minggu lalu
    Anggota Polsek Batang Cenaku beserta warga sekitar membantu menyeberangkan kendaraan yang melintas.
    Sungai Cenaku Meluap, Polisi Sigap Bantu Warga Terdampak Banjir di Inhu
    1 bulan lalu
    Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka
    Wapres Gibran Kunjungi Riau, Ada Apa?
    1 bulan lalu
    Berita Terbaru
    Bertemu DPRD Riau, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan Tegas Tolak Relokasi
    1 minggu lalu
    Tuntutan Berat untuk Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa: 6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Miliaran
    2 minggu lalu
    Sidang Tuntutan Korupsi, Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Hadapi Tuntutan Jaksa KPK
    2 minggu lalu
    Sidang Tuntutan Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Cs Digelar Hari Ini
    2 minggu lalu
  • Nasional
  • Internasional
    InternasionalLihat Lainnya
    kendaraan militer Thailand menghadapi Kamboja.
    Hari Ke-4 Konflik Thailand-Kamboja: Jumlah Korban Meningkat, Ratusan Ribu Warga Mengungsi
    1 bulan lalu
    Pasukan militer Thailand memuat artileri
    Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Kekuatan Militer Jomplang
    1 bulan lalu
  • Hukum
    HukumLihat Lainnya
    Terdakwa kasus korupsi dan suap yang merupakan Eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dituntut 6 tahun penjnaran dan uang pengganti miliaran rupiah
    Tuntutan Berat untuk Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa: 6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Miliaran
    3 minggu lalu
    Ketiga terdakwa suap, termasuk eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menghadapi sidang tuntutan di Pengadillan Negeri Pekanbaru
    Sidang Tuntutan Korupsi, Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Hadapi Tuntutan Jaksa KPK
    3 minggu lalu
    Petugas menggiring mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa usai penetapan dan penahanan pasca OTT, beberapa waktu lalu
    Sidang Tuntutan Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Cs Digelar Hari Ini
    3 minggu lalu
    Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho sidak ke RDS Madani Pekanbaru
    Skandal Pungli THL RSD Madani: Fakta Hampir Rampung, Laporan Segera Naik
    3 minggu lalu
    Dua terduga TPPO berhasil diamankan Polda Riau dalam operasi yang digelar di Dumai, Sabtu (9/8/2025) dini hari
    Pengiriman 22 PMI Ilegal Berhasil Digagalkan, Polda Riau Tangkap 2 Terduga TPPO
    3 minggu lalu
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Olahraga
    • Lingkungan
    • Teknologi
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2025 Radarnews.co. All Rights Reserved.
Membaca: Kematian Siswa SD di Inhu, Keluarga Desak Polisi Usut Dugaan Bullying
Bagikan
Notifikasi Lihat Lainnya
Ubah Ukuran HurufAa
Ubah Ukuran HurufAa
Radarnews.coRadarnews.co
  • News
  • Pekanbaru
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Indragiri Hilir
  • Indragiri Hulu
  • Kampar
  • Kepulauan Meranti
  • Kuantan Singingi
  • Pelalawan
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Siak
  • NewsNewsNews
  • KanalKanalKanal
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum
    • Olahraga
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lingkungan
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Teknologi
  • DaerahDaerahDaerah
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Kepulauan Meranti
    • Kuantan Singingi
    • Pelalawan
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Siak
Sudah punya akun? Masuk
Ikuti Kami
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2025 Radarnews.co. All Rights Reserved.
Hukum

Kematian Siswa SD di Inhu, Keluarga Desak Polisi Usut Dugaan Bullying

Terakhir diperbarui: 27 Juli 2025, 20:11 WIB
Oleh Fahrizal Hamzah - Reporter
4 Menit Membaca
Bagikan
KONFERENSI PERS - Keluarga korban perundungan di Inhu, Riau, Viator Butar-butar (kaos bergaris-garis) kala mengadakan konferensi pers beberapa waktu lalu
MENCARI KEADILAN - Keluarga korban perundungan di Inhu, Riau, Viator Butar-butar (kaos bergaris-garis) kala mengadakan konferensi pers beberapa waktu lalu. Hingga saat ini keluarga masih mencari keadilan atas kasus ini.
Bagikan

Radarnews.co, PEKANBARU – Kematian tragis seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, meninggalkan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar. Bocah laki-laki berusia delapan tahun itu meninggal dunia setelah sebelumnya diduga mengalami perundungan berulang di sekolah. Kini, lebih dari dua bulan sejak kejadian, keluarga korban mendesak polisi untuk bertindak lebih transparan dalam menangani kasus tersebut.

“Sudah terlalu lama tanpa kejelasan. Kami ingin penyelidikan yang jujur dan terbuka,” ujar Viator Butar-butar, perwakilan keluarga korban, kepada media, Minggu (27/7/2025).

Korban yang diketahui duduk di bangku kelas II SDN 012 Buluh Rampai, Kecamatan Siberida, sempat menunjukkan perubahan sikap mencolok sebelum akhirnya jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit. Sang anak mengeluh kesakitan dan menjadi pendiam. Kedua orangtuanya, curiga, lalu mencari tahu lebih dalam. Hasilnya mengejutkan: putra mereka ternyata menjadi korban perundungan oleh sejumlah kakak kelas di sekolah.

Pada 26 Mei 2025, korban mengembuskan napas terakhir. Esoknya, pihak keluarga melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. Laporan ini didukung oleh hasil pemeriksaan medis yang kemudian memperkuat dugaan adanya kekerasan fisik yang dialami korban sebelum meninggal.

Temuan dari tim forensik mengonfirmasi bahwa tubuh korban memiliki luka memar di sejumlah bagian, termasuk perut, paha, dan dada. Dalam konferensi pers awal Juni lalu, AKBP Supriyanto, yang memimpin autopsi, menyebutkan terdapat luka memar akibat kekerasan fisik serta kelainan pada organ dalam korban.

“Kami menemukan memar pada perut, paha, dan dada. Selain itu, juga terdapat kebocoran pada usus di bagian perut kanan,” jelas Supriyanto.

Kesimpulan dari hasil autopsi menyatakan bahwa kematian korban disebabkan infeksi sistemik menyeluruh di rongga perut akibat pecahnya usus buntu. Namun demikian, fakta adanya luka kekerasan tetap menjadi bagian penting dari temuan forensik.

Meski bukti sudah dikantongi sejak awal Juni, keluarga menilai penyelidikan polisi tidak menunjukkan progres berarti. Hingga akhir Juli, gelar perkara pun belum digelar.

“Kami justru melihat upaya pengaburan. Kasus ini seperti ditarik ulur, dan bisa saja dibiarkan tenggelam begitu saja,” kritik Viator.

Keluarga besar korban menegaskan bahwa mereka akan terus mencari keadilan. Mereka berharap aparat kepolisian tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menjunjung profesionalisme dan tanggung jawab moral.

“Ini bukan hanya soal satu anak. Ini soal masa depan lingkungan pendidikan kita. Kalau polisi tidak serius, maka perundungan akan terus jadi hantu di sekolah-sekolah,” lanjut Viator.

Pihak kepolisian sendiri belum memberikan perkembangan terbaru secara rinci. Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, sebelumnya menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan hasil autopsi dijadikan bahan pendalaman.

“Penyelidikan masih berjalan,” kata Fahrian singkat, dalam keterangannya awal Juni lalu.

Namun pernyataan itu tidak lagi cukup bagi pihak keluarga, yang merasa waktu terus berlalu tanpa arah. Sorotan publik pun mulai meluas, mengingat kasus ini tidak hanya mencerminkan kegagalan pengawasan di sekolah, tetapi juga kelemahan sistem hukum dalam menangani kekerasan terhadap anak.

Hingga kini, belum ada tersangka yang diumumkan, sementara pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi yang menjawab pertanyaan publik soal perlindungan siswa di lingkungan mereka.

Kematian seorang anak di usia sekolah dasar akibat dugaan perundungan seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pihak—baik institusi pendidikan, orang tua, maupun penegak hukum—untuk mengevaluasi sistem perlindungan anak yang selama ini diterapkan.

Keluarga berharap agar kasus ini tidak berakhir sebagai deretan statistik tanpa penyelesaian. Sebab, di balik angka dan laporan, ada anak-anak lain yang kini mungkin mengalami hal serupa, namun belum bersuara.*

Wamen Rangkap Komisaris BUMN, Langgar Putusan MK
Sidang Tuntutan Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Cs Digelar Hari Ini
Sidang Tuntutan Korupsi, Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Hadapi Tuntutan Jaksa KPK
Pekanbaru Catat Angka Kejahatan Tertinggi di Riau, Ini Daftar 5 Besarnya
Kapolda Riau Usul Lahan Terbakar Ditetapkan Status Quo 10 Tahun, Terkait Cukong?
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Print
Berita Sebelumnya Tim Polres Inhil sedang menyelidiki dugaan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Simpang Luar, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil, Riau. Tak Sengaja Bakar 5 Ha Lahan Gambut, Warga Inhil Ditangkap Polisi
Berita Berikutnya Plt Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya. Hore! BOSDA Afirmasi untuk SMA/SMK Swasta di Riau Dipastikan Cair Tahun Ini
Subscribe
Login
Notify of
guest
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

FacebookSuka
XIkuti
YoutubeSubscribe
TelegramIkuti
- Advertisement -
Ad image

Terbaru

Prof. Harris Arthur Hedar, Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM)
Prof Harris Arthur: Sekolah Rakyat Putus Kemiskinan Ekstrem Indonesia
Pendidikan
Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan Tolak Relokasi, Sampaikan Aspirasi ke DPRD Riau Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) kembali menyuarakan aspirasi terkait penolakan relokasi dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Provinsi Riau, Selasa (19/8/2025)
Bertemu DPRD Riau, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan Tegas Tolak Relokasi
Riau
CEO Meta, Mark Zuckerberg
Zuckerberg Klaim AI Meta Mulai “Belajar Sendiri”
Teknologi
Terdakwa kasus korupsi dan suap yang merupakan Eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dituntut 6 tahun penjnaran dan uang pengganti miliaran rupiah
Tuntutan Berat untuk Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa: 6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Miliaran
Hukum

Kamu mungkin suka

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra (dua dari kanan) saat berhasil mengamankan satwa dilindungi jenis owa siamang bersama jajarannya
Hukum

Pelihara Owa Siamang Tanpa Izin, Pria di Pekanbaru Terancam Dibui

4 minggu lalu
Konferensi pers Polres Bengkalis mengungkap modus dan kronologi kasus beredarnya emas palsu di daerah tersebut
Hukum

Kronologi Terungkapnya Kasus Pemalsuan Emas di Bengkalis, Pemilik Toko Diamankan Polisi

4 minggu lalu
Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil membongkar praktik ilegal pengoplosan beras rijek kualitas pakan ternak yang dijual sebagai beras premium
Hukum

Polisi Bongkar Praktik Beras Oplosan Pakan Ternak di Pekanbaru

1 bulan lalu
Asep Ruhiyat, SH MH, kuasa hukum Nova Susanti.
Hukum

Kuasa Hukum Tegaskan Nova Susanti Bukan Pelaku, Tapi Korban dalam Kasus Bisnis Kosmetik

3 minggu lalu
Radarnews.coRadarnews.co
© 2025 Radarnews.co. All Rights Reserved.
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
ⓘ
wpDiscuz
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Password

Lupa password?