Radarnews.co, PEKANBARU — Kebakaran hebat melanda Gedung Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau yang berlokasi di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru, pada Senin (28/7/2025) dini hari. Bangunan kantor pemerintahan itu ludes terbakar, menyisakan puing-puing dan dinding semen yang menghitam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.45 WIB tersebut sontak mengejutkan warga sekitar dan pengguna jalan. Api pertama kali terlihat menyala dari bagian kanan gedung, yang diketahui merupakan area penyimpanan dokumen dan arsip. Karena banyaknya bahan mudah terbakar seperti kertas dan berkas administratif, kobaran api cepat membesar dan menjalar ke seluruh ruangan.
Tak berselang lama, api melalap seluruh bangunan. Dalam waktu singkat, gedung yang biasanya ramai dengan aktivitas pelayanan publik itu berubah menjadi puing dan asap tebal.
Hingga pukul 04.45 WIB, tim pemadam kebakaran masih terus berupaya mengendalikan api yang sesekali kembali membesar akibat terpaan angin. Setidaknya lima unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi. Petugas tampak menyemprotkan air ke bagian dinding dan menyusuri ruangan-ruangan yang telah hangus.
Cuaca saat kejadian sempat diguyur hujan ringan, yang sedikit banyak membantu memperlambat penyebaran api. Namun, kondisi angin yang cukup kencang di sekitar lokasi mempercepat kobaran menyebar ke seluruh struktur bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar.
Kawasan Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Pepaya, yang mengapit gedung Disnakertrans, sempat mengalami kemacetan akibat banyaknya warga yang berhenti menyaksikan kebakaran. Lokasi ini memang dikenal sebagai pusat keramaian, terutama di malam hari, karena banyaknya pedagang kaki lima dan kuliner yang beroperasi di sepanjang jalan.
“Saya habis makan dari Jalan Pepaya mau pulang lewat Cut Nyak Dien. Tiba-tiba saya lihat api besar dari kantor itu. Orang-orang langsung ramai berhenti, panik semua. Damkar datang nggak lama, tapi api udah tinggi banget,” ujar Farrel (19), warga setempat, saat ditemui di lokasi.
Warga lainnya, Rani (32), menyebut suara ledakan kecil terdengar beberapa kali dari dalam gedung, sebelum akhirnya api membumbung tinggi. “Kayak suara pecahan kaca atau mungkin alat elektronik yang meledak. Serem sekali,” ucapnya.
Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau luka-luka dalam insiden ini. Namun, hampir seluruh bagian gedung dinyatakan rusak berat dan tidak dapat digunakan dalam waktu dekat.
Pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru menyatakan bahwa penyelidikan terkait sumber api masih berlangsung. Tim investigasi akan bekerja sama dengan kepolisian dan pihak laboratorium forensik untuk memastikan penyebab utama kebakaran.
“Saat ini fokus kami adalah pemadaman total dan pendinginan area. Setelah itu baru kami lakukan pendataan dan investigasi lebih lanjut,” ujar seorang petugas pemadam di lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Riau belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Belum diketahui pula dampak kebakaran terhadap aktivitas pelayanan masyarakat yang biasanya dilakukan di gedung tersebut, termasuk pengurusan tenaga kerja, perizinan, hingga dokumen ketenagakerjaan lainnya.
Pemerintah Provinsi Riau diharapkan segera merilis pernyataan dan mengambil langkah cepat untuk menjamin kelanjutan layanan publik, serta mengamankan data dan dokumen penting yang mungkin terdampak.*