Dengan menggunakan website ini, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan kami.
Accept
Radarnews.coRadarnews.co
  • News
  • Riau
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Kepulauan Meranti
    • Kuantan Singingi
    • Pelalawan
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Siak
    Riau
    Lihat Lainnya
    Berita Teratas
    Konji Barayak, bubur tradisional khas Kuantan Singingi akan menjadi menu kuliner andalan menyambut Festival Pacu Jalur 2025
    Festival Pacu Jalur 2025 Usung Kuliner dan Budaya Khas Kuansing, Konji Barayak Jadi Andalan
    8 bulan lalu
    DPRD Hadiri Sosialisasi RDTR Marpoyan Damai 2025–2044, Pemko Tegaskan Pentingnya Ketertiban Ruang Kota
    4 bulan lalu
    Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri
    DPRD Riau Desak Polisi Usut Tuntas Kebakaran Disnakertrans
    8 bulan lalu
    Berita Terbaru
    Pemko Pekanbaru Dukung Pemprov Riau Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih
    1 minggu lalu
    DPRD Pekanbaru Hentikan Seluruh Pemasangan Tiang Internet, Provider Diwanti-wanti Hentikan Aktivitas
    4 bulan lalu
    DPRD Hadiri Sosialisasi RDTR Marpoyan Damai 2025–2044, Pemko Tegaskan Pentingnya Ketertiban Ruang Kota
    4 bulan lalu
    Banyak Temuan, Komisi IV DPRD Pekanbaru Soroti Serius Kinerja Dishub dan PT YSM
    4 bulan lalu
  • Nasional
  • Internasional
    InternasionalLihat Lainnya
    kendaraan militer Thailand menghadapi Kamboja.
    Hari Ke-4 Konflik Thailand-Kamboja: Jumlah Korban Meningkat, Ratusan Ribu Warga Mengungsi
    8 bulan lalu
    Pasukan militer Thailand memuat artileri
    Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Kekuatan Militer Jomplang
    8 bulan lalu
  • Hukum
    HukumLihat Lainnya
    Polsek Kunto Darusalam amankan seorang pria berinisial JP (29) bersama barang bukti sabu seberat 11,92 gram, uang tunai, handphone, dompet, dan sepeda motor. Pelaku ditangkap usai operasi undercover buy di Desa Kunto Darusalam Hilir, Rokan Hulu. | Foto: Wartaoke.net/Andrean
    Geger! Pria di Rokan Hulu Diciduk Polisi Saat Antar Sabu Hampir 12 Gram
    6 bulan lalu
    Foto bersama Polres Rohul Bersama Anak TK Islam Sialang Jaya saat Tanam Pohon Manggis
    Polres Rohul Ajak Generasi Muda Wujudkan Green Policing
    6 bulan lalu
    Tersangka berisinial MR (31) saat diamankan di polsek tambusai utara. Dari rumah pelaku di temukan, 14 sabun dengan berat 3,91 gram. | Foto: Polsek Tambusai Utara/Andrean
    Polsek Tambusai Utara Bekuk Pengedar, 14 Paket Sabu Diamankan
    6 bulan lalu
    Terdakwa kasus korupsi dan suap yang merupakan Eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dituntut 6 tahun penjnaran dan uang pengganti miliaran rupiah
    Tuntutan Berat untuk Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa: 6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Miliaran
    7 bulan lalu
    Ketiga terdakwa suap, termasuk eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menghadapi sidang tuntutan di Pengadillan Negeri Pekanbaru
    Sidang Tuntutan Korupsi, Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Hadapi Tuntutan Jaksa KPK
    7 bulan lalu
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Olahraga
    • Lingkungan
    • Teknologi
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2026 Radarnews.co. All Rights Reserved.
Membaca: Hujan Berhari-hari, Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Justru Menurun
Bagikan
Notifikasi Lihat Lainnya
Ubah Ukuran HurufAa
Ubah Ukuran HurufAa
Radarnews.coRadarnews.co
  • News
  • Pekanbaru
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Indragiri Hilir
  • Indragiri Hulu
  • Kampar
  • Kepulauan Meranti
  • Kuantan Singingi
  • Pelalawan
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Siak
  • NewsNewsNews
  • KanalKanalKanal
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum
    • Olahraga
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lingkungan
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Teknologi
  • DaerahDaerahDaerah
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Kepulauan Meranti
    • Kuantan Singingi
    • Pelalawan
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Siak
Sudah punya akun? Masuk
Ikuti Kami
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2026 Radarnews.co. All Rights Reserved.
Lingkungan

Hujan Berhari-hari, Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Justru Menurun

Oleh Fahrizal Hamzah - Reporter
8 bulan lalu
4 Menit Membaca
Bagikan
Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Meski kini Riau diguyur hujan, debit air cenderung turun.Foto: Dok. Diskominfo Riau
Bagikan

Radarnews.co, KAMPAR – Hujan yang mengguyur Kabupaten Kampar, Riau, selama tiga hari berturut-turut ternyata tidak berdampak signifikan pada peningkatan volume air Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang. Bahkan, elevasi waduk justru tercatat mengalami penurunan tipis, menurut data terbaru yang dirilis manajemen pengelola.

Hujan tercatat turun pertama kali pada Sabtu (26/7/2025), kemudian berlanjut pada Minggu malam (27/7) dan kembali turun pada Senin (28/7) dini hari hingga pagi. Meskipun intensitas hujan terpantau cukup merata di beberapa kawasan, volume air yang masuk ke Waduk PLTA Koto Panjang tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Manajer Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa elevasi waduk pada Senin (28/7) pukul 09.00 WIB tercatat berada di angka 77,94 meter di atas permukaan laut (mdpl). Angka ini lebih rendah 4 sentimeter dibanding hari sebelumnya.

“Per hari ini, elevasi berada di 77,94 mdpl dengan inflow dan outflow masing-masing 219,61 meter kubik per detik,” ujar Dhani kepada awak media, Senin pagi.

Sebagai perbandingan, pada Minggu (27/7) pukul 09.00 WIB, elevasi waduk masih berada di 77,98 mdpl. Debit air masuk (inflow) dan keluar (outflow) saat itu masing-masing sebesar 114,26 meter kubik per detik.

“Ada penurunan empat sentimeter dalam kurun 24 jam,” kata Dhani.

Menurutnya, penurunan ini terjadi meskipun hujan sempat mengguyur kawasan sekitar pada Minggu malam. Ia menjelaskan bahwa hujan tersebut tidak cukup luas untuk memberikan pasokan air tambahan secara signifikan ke Sungai Kampar, sumber utama air bagi waduk tersebut.

“Hujan hanya terjadi di sekitar waduk pada Minggu. Sementara pada Senin pagi, cuaca hanya mendung. Hujan tidak turun di daerah hulu sungai yang menyuplai air ke waduk,” ujarnya.

Dampak Hidrologi Lokal

Secara hidrologis, Sungai Kampar yang menjadi sumber utama Waduk Koto Panjang sangat bergantung pada curah hujan di daerah tangkapan air (catchment area) yang mencakup wilayah hulu di Provinsi Sumatera Barat. Jika hujan hanya terjadi di sekitar waduk tanpa menjangkau kawasan hulu, maka volume air yang masuk ke waduk cenderung tidak mengalami peningkatan signifikan.

“Distribusi hujan sangat menentukan. Jika hanya hujan lokal, efeknya kecil terhadap elevasi,” jelas Dhani.

Ia menambahkan, fluktuasi elevasi ini masih dalam batas normal operasional waduk dan tidak berdampak terhadap sistem pembangkitan listrik. “Secara teknis, kondisi saat ini masih aman untuk kebutuhan operasional PLTA,” pungkasnya.

Waduk Strategis untuk Supply Listrik Riau

Waduk PLTA Koto Panjang merupakan salah satu infrastruktur vital di wilayah Riau. Memanfaatkan aliran Sungai Kampar, waduk ini menjadi tumpuan utama dalam penyediaan energi listrik bagi sebagian besar wilayah di Provinsi Riau dan sekitarnya.

Selain sebagai pembangkit listrik, waduk ini juga memiliki fungsi pengendalian banjir dan penyediaan air baku bagi masyarakat.

Namun, fluktuasi elevasi menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan energi berbasis air, terutama di tengah perubahan pola cuaca dan ketidakpastian iklim. Karena itu, pemantauan intensif terhadap elevasi waduk dan debit air menjadi bagian penting dari pengelolaan harian ULPLTA.

Baca Juga

Petugas BMKG memperlihatkan sebaran titik panas (hotspot) di kawasan Riau
Riau Catat Titik Panas Tertinggi di Sumatera, Kepulauan Meranti dan Rohil Mendominasi

Antisipasi Cuaca Ekstrem

Pihak ULPLTA terus memantau perkembangan cuaca serta laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna menyesuaikan kebijakan pengelolaan debit air. Dalam kondisi tertentu, operator waduk harus membuka pintu pelimpah (spillway) untuk mengatur volume air agar tidak melebihi ambang batas keamanan.

Namun, dalam kasus saat ini, meski hujan sudah turun selama tiga hari, belum ada kebutuhan untuk melakukan pengaturan tambahan. Kondisi debit masuk dan keluar masih seimbang dan tidak menimbulkan risiko teknis.

Dengan kondisi elevasi yang masih dalam batas normal, PLTA Koto Panjang dipastikan tetap beroperasi stabil untuk menopang kebutuhan energi di Riau dan sekitarnya. Namun, kewaspadaan tetap dijaga mengingat dinamika cuaca yang tidak menentu beberapa waktu terakhir.*

Danau Toba Mendadak Keruh, Bobby Nasution: Hasil Uji Air Keluar dalam Sepekan
Sehari Tanpa Hujan, Lebih dari 8 Hektare Lahan Terbakar di Kampar
249 Titik Hotspot Terpantau di Sumatera, Ini Daerah Terdampak
KLHK Sanksi 4 Perusahaan Sawit dan 1 Pabrik di Riau Akibat Karhutla
Dana BOSDA Belum Cair, Siswa Jalur Afirmasi di Kampar Masih Harus Bayar
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Print
Berita Sebelumnya KEBAKARAN - Sejumlah petugas Damkar Pekanbaru sedang melakukan pendinginan di gedung Disnaker Riau yang terbakar Perkembangan Informasi: 7 Jam Usai Kantor Disnakertrans Riau Terbakar
Berita Berikutnya Bagian depan Kantor Disnakertrans Provinsi Riau saat api melahap bangunan tersebut, Senin (2872025) pagi ini Pengakuan Security Disnakertrans Riau: “Tiba-Tiba Api Sudah Membesar”
Subscribe
Login
Notify of
guest
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

FacebookSuka
XIkuti
YoutubeSubscribe
TelegramIkuti
- Advertisement -
Ad image

Terbaru

Zukri Lantik Denny Gunawan Sebagai Dirut Perumda Tuah Sekata
Nasional
Pemko Pekanbaru Dukung Pemprov Riau Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih
Pekanbaru
Pemkab Pelalawan Perkuat Mitigasi Banjir
Nasional
DPRD Pekanbaru Hentikan Seluruh Pemasangan Tiang Internet, Provider Diwanti-wanti Hentikan Aktivitas
Pekanbaru

Kamu mungkin suka

Foto udara salah satu area dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau
Lingkungan

Usai Hujan, Jumlah Hotspot Riau Kembali Naik Sore Ini

8 bulan lalu
Water bombing menjadi solusi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lokasi yang sulit dijangkau
Lingkungan

Karhutla Riau Belum Usai, Pemadaman di Rokan Hulu Terkendala Akses

8 bulan lalu
Radarnews.coRadarnews.co
© 2026 Radarnews.co. All Rights Reserved.
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
ⓘ
wpDiscuz
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Password

Lupa password?