Hotel Berbayar Untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Pomelotel, Jakarta Selatan.

JAKARTA – Pemerintah menjamin seluruh pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit dan maupun di hotel. Namun kini ada hotel yang bisa digunakan untuk isolasi mandiri, tanpa subsidi pemerintah.

Pemerintah mengizinkan Hotel Pomelotel yang berlokasi di Jakarta Selatan sebagai hotel berbayar untuk isolasi mandiri pasien COVID-19 tanpa gejala. Pemerintah juga membuka keempatan bagi hotel-hotel lainnya yang ingin mendaftar sebagai lokasi tempat isolasi mandiri berbayar.

Kepala Seksi Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Raymond mengatakan Hotel Pomelotel dapat digunakan untuk isolasi pasien COVID-19 dengan biaya tidak ditanggung pemerintah.

“Dinas Pariwisata hanya membuka permohonan bagi hotel yang mau untuk ditetapkan sebagai hotel isolasi, tetapi yang berbayar, jadi bukan yang dibayarin pemerintah atau subsidi,” katanya, Minggu (4/10).

Pemberian izin tersebut sudah sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020 terkait penyediaan lokasi isolasi bagi pasien COVID-19. Bahkan diakuinya, saat ini, sejumlah hotel tengah mengajukan diri untuk tempat isolasi berbayar.

Diterangkannya, salah satu syarat yang harus dipenuhi pengelola hotel adalah dapat menyiapkan minimal 50 kamar untuk pasien COVID-19.

“Ada 60 cek list (persyaratan), contohnya penanganan limbah, laundry, makannya, di kamar sirkulasi udara bagaimana. Termasuk, masuknya pasiennya harus diatur ada penyekatan antara bagian bersih dan kotor, teknis sekali,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, Hotel Pomelotel telah bekerja sama dengan RS Medistra. Secara prosedur pasien COVID-19 yang dirawat berdasarkan rekomendasi RS yang bersangkutan.

“Semua prosedurnya pasien masuk lewat RS Medistra begitu, setelah itu baru masuk ke hotel. Jadi, hotel sama sekali tidak ada tanda tangan berkas, sepenuhnya pasien Medistra,” katanya.(gw/fin)