Dengan menggunakan website ini, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan kami.
Accept
Radarnews.coRadarnews.co
  • News
  • Riau
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Kepulauan Meranti
    • Kuantan Singingi
    • Pelalawan
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Siak
    Riau
    Lihat Lainnya
    Berita Teratas
    Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan Tolak Relokasi, Sampaikan Aspirasi ke DPRD Riau Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) kembali menyuarakan aspirasi terkait penolakan relokasi dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Provinsi Riau, Selasa (19/8/2025)
    Bertemu DPRD Riau, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan Tegas Tolak Relokasi
    1 minggu lalu
    Foto udara salah satu area dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau
    Usai Hujan, Jumlah Hotspot Riau Kembali Naik Sore Ini
    1 bulan lalu
    Nurul Fadhillah dan tim Alfamart sedang menikmati perjalanan umrah di Tanah Suci.
    Alfamart Berangkatkan 92 Karyawan Umrah, Salah Satunya dari Rokan Hulu
    Sponsored by
    AlfamartAlfamart
    Berita Terbaru
    Bertemu DPRD Riau, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan Tegas Tolak Relokasi
    1 minggu lalu
    Tuntutan Berat untuk Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa: 6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Miliaran
    2 minggu lalu
    Sidang Tuntutan Korupsi, Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Hadapi Tuntutan Jaksa KPK
    2 minggu lalu
    Sidang Tuntutan Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Cs Digelar Hari Ini
    2 minggu lalu
  • Nasional
  • Internasional
    InternasionalLihat Lainnya
    kendaraan militer Thailand menghadapi Kamboja.
    Hari Ke-4 Konflik Thailand-Kamboja: Jumlah Korban Meningkat, Ratusan Ribu Warga Mengungsi
    1 bulan lalu
    Pasukan militer Thailand memuat artileri
    Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Kekuatan Militer Jomplang
    1 bulan lalu
  • Hukum
    HukumLihat Lainnya
    Terdakwa kasus korupsi dan suap yang merupakan Eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dituntut 6 tahun penjnaran dan uang pengganti miliaran rupiah
    Tuntutan Berat untuk Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa: 6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Miliaran
    3 minggu lalu
    Ketiga terdakwa suap, termasuk eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menghadapi sidang tuntutan di Pengadillan Negeri Pekanbaru
    Sidang Tuntutan Korupsi, Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Hadapi Tuntutan Jaksa KPK
    3 minggu lalu
    Petugas menggiring mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa usai penetapan dan penahanan pasca OTT, beberapa waktu lalu
    Sidang Tuntutan Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa Cs Digelar Hari Ini
    3 minggu lalu
    Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho sidak ke RDS Madani Pekanbaru
    Skandal Pungli THL RSD Madani: Fakta Hampir Rampung, Laporan Segera Naik
    3 minggu lalu
    Dua terduga TPPO berhasil diamankan Polda Riau dalam operasi yang digelar di Dumai, Sabtu (9/8/2025) dini hari
    Pengiriman 22 PMI Ilegal Berhasil Digagalkan, Polda Riau Tangkap 2 Terduga TPPO
    3 minggu lalu
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Olahraga
    • Lingkungan
    • Teknologi
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2025 Radarnews.co. All Rights Reserved.
Membaca: Hari Ke-4 Konflik Thailand-Kamboja: Jumlah Korban Meningkat, Ratusan Ribu Warga Mengungsi
Bagikan
Notifikasi Lihat Lainnya
Ubah Ukuran HurufAa
Ubah Ukuran HurufAa
Radarnews.coRadarnews.co
  • News
  • Pekanbaru
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Indragiri Hilir
  • Indragiri Hulu
  • Kampar
  • Kepulauan Meranti
  • Kuantan Singingi
  • Pelalawan
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Siak
  • NewsNewsNews
  • KanalKanalKanal
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum
    • Olahraga
    • Ekonomi & Bisnis
    • Lingkungan
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Teknologi
  • DaerahDaerahDaerah
    • Pekanbaru
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Kepulauan Meranti
    • Kuantan Singingi
    • Pelalawan
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Siak
Sudah punya akun? Masuk
Ikuti Kami
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
© 2025 Radarnews.co. All Rights Reserved.
Internasional

Hari Ke-4 Konflik Thailand-Kamboja: Jumlah Korban Meningkat, Ratusan Ribu Warga Mengungsi

Terakhir diperbarui: 27 Juli 2025, 21:30 WIB
Oleh Fahrizal Hamzah - Reporter
4 Menit Membaca
Bagikan
kendaraan militer Thailand menghadapi Kamboja.
Iring-iringan kendaraan militer semakin ramai setelah Thailand dan Kamboja mulai memanas akibat konflik perbatasan. Hingga kini, lebih dari 200 ribu orang mengungsi.Foto: Ist
Bagikan

Radarnews.co — Memasuki hari keempat bentrokan bersenjata antara Thailand dan Kamboja, intensitas pertempuran belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Meskipun telah muncul sinyal diplomasi dan seruan gencatan senjata dari komunitas internasional, situasi di garis depan justru kian memburuk.

Hingga Minggu (27/7/2025), jumlah korban tewas dilaporkan telah mencapai 33 orang, terdiri dari militer dan warga sipil dari kedua negara. Sementara itu, lebih dari 200.000 orang terpaksa mengungsi meninggalkan rumah mereka untuk menghindari konflik yang makin membara di wilayah perbatasan.

Titik Panas di Sekitar Kuil Kuno

Pertempuran sengit terbaru tercatat terjadi di sekitar kompleks kuil kuno yang berada di garis demarkasi timur laut Thailand dan utara Kamboja — area yang selama bertahun-tahun menjadi sumber ketegangan antara dua negara Asia Tenggara tersebut.

Menurut pernyataan dari Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Maly Socheata, militer Thailand meluncurkan serangan artileri ke arah kawasan kuil sekitar pukul 04.50 pagi waktu setempat. Namun, pihak Thailand menyebut bahwa Kamboja-lah yang terlebih dahulu melepaskan tembakan sekitar setengah jam sebelumnya.

Kebingungan dan kekacauan juga dirasakan warga sipil di kota Samraong, hanya sekitar 20 kilometer dari lokasi pertempuran. Dentuman meriam terdengar nyaring dan getarannya bahkan mengguncang jendela rumah warga, seperti dilaporkan oleh jurnalis AFP yang berada di lokasi.

Gencatan Senjata Didengungkan, Tapi Tembakan Masih Dilepaskan

Dalam upaya meredakan konflik, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menyatakan kesiapan negaranya untuk menerima usulan gencatan senjata segera tanpa syarat. Kamboja juga disebut akan menjalin komunikasi dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio untuk mempercepat proses perdamaian.

Namun, Hun Manet juga memberi peringatan keras kepada Thailand agar tidak mengingkari kesepakatan yang mungkin dicapai.

Sementara itu, Penjabat Perdana Menteri Thailand, Phumtham Wechayachai, menyatakan persetujuan secara prinsip terhadap inisiatif perundingan. Pernyataan ini muncul tak lama setelah intervensi dari Presiden AS Donald Trump, yang secara langsung menyerukan kedua negara untuk menghentikan eskalasi militer.

Kendati demikian, saling tuduh justru mendominasi narasi antarnegara. Kementerian Luar Negeri Thailand menyalahkan Kamboja atas serangan terhadap pemukiman sipil di Provinsi Surin. Sebaliknya, Kamboja menyebut bahwa Thailand memicu konflik dan melakukan agresi sistematis, termasuk dugaan penggunaan bom curah — senjata yang dilarang oleh berbagai perjanjian internasional.

Potensi Perang Besar

Konflik ini juga melahirkan tragedi kemanusiaan berskala besar. Pemerintah Thailand melaporkan lebih dari 138.000 warganya telah dievakuasi dari daerah konflik. Di sisi lain, sekitar 80.000 penduduk Kamboja terpaksa meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.

Lokasi bentrokan yang tersebar di kawasan perbukitan, hutan lebat, dan lahan pertanian telah membuat operasi evakuasi dan distribusi bantuan menjadi tantangan tersendiri. Banyak dari pengungsi adalah petani karet dan padi yang kini kehilangan sumber penghidupan.

Thailand mengklaim kehilangan tujuh tentara dan 13 warga sipil, sedangkan Kamboja melaporkan lima tentara dan delapan warganya tewas dalam baku tembak yang terus berlangsung sejak Kamis lalu.

Baca Juga

Pasukan militer Thailand memuat artileri
Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Kekuatan Militer Jomplang

Tekanan Global Meningkat

Gelombang kecaman dari dunia internasional turut menggema. Dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB pada Jumat (25/7), Duta Besar Kamboja untuk PBB menegaskan kembali komitmen negaranya terhadap resolusi damai.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menyerukan penghentian kekerasan dan mendesak kedua belah pihak untuk membuka dialog bermakna sebagai jalan keluar jangka panjang.

Namun kenyataan di lapangan belum mencerminkan langkah damai tersebut. Garis depan masih panas, artileri masih menyalak, dan pasukan dari kedua negara belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur.

Risiko Perang Skala Penuh

Konflik ini berpotensi berkembang menjadi perang terbuka jika tak segera ditangani secara diplomatis. Dengan sejarah sengketa perbatasan sepanjang 800 kilometer yang belum pernah benar-benar tuntas, pertempuran kali ini menyoroti rapuhnya stabilitas kawasan.

Jika gencatan senjata gagal diwujudkan dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin konflik ini menarik perhatian dan intervensi lebih luas dari kekuatan global lainnya — membuka kemungkinan krisis kawasan yang lebih besar.*

Topik:Konflik Thailand - Kamboja
Bagikan Artikel Ini
Facebook Email Print
Berita Sebelumnya Gubernur Riau Abdul Wahid meminta agar gelaran Pacu Jalur Kuansing 2025 benar-benar dipersiapkan, khususnya ketersediaan hoten dan penginapan Gubernur Riau Minta Kesiapan Total Jelang Pacu Jalur 2025
Berita Berikutnya Seorang petugas sedang berjuang memadamkan api yang membakar habis kantor Disnakertrans Provinsi Riau, Senin (2872025) dini hari. Kantor Disnakertrans Riau Terbakar Hebat
Subscribe
Login
Notify of
guest
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Ikuti Kami

FacebookSuka
XIkuti
YoutubeSubscribe
TelegramIkuti
- Advertisement -
Ad image

Terbaru

Prof. Harris Arthur Hedar, Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM)
Prof Harris Arthur: Sekolah Rakyat Putus Kemiskinan Ekstrem Indonesia
Pendidikan
Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan Tolak Relokasi, Sampaikan Aspirasi ke DPRD Riau Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) kembali menyuarakan aspirasi terkait penolakan relokasi dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Provinsi Riau, Selasa (19/8/2025)
Bertemu DPRD Riau, Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan Tegas Tolak Relokasi
Riau
CEO Meta, Mark Zuckerberg
Zuckerberg Klaim AI Meta Mulai “Belajar Sendiri”
Teknologi
Terdakwa kasus korupsi dan suap yang merupakan Eks PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dituntut 6 tahun penjnaran dan uang pengganti miliaran rupiah
Tuntutan Berat untuk Eks Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa: 6 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Miliaran
Hukum
Radarnews.coRadarnews.co
© 2025 Radarnews.co. All Rights Reserved.
  • About Us
  • Redaksi
  • Iklan
  • Ketentuan Penggunaan
  • Kebijkan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
ⓘ
wpDiscuz
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna atau Alamat Email
Password

Lupa password?