Frank de Boer Bikin Suporter Belanda Khawatir

UEFA Nations League
Frank de Boer.

ZENICA – Saat melatih Crystal Palace, Frank de Boer punya catatan buruk. Umur karirnya di klub London Selatan itu hanya 10 minggu.

Kini, dia menjabat pelatih timnas Belanda bisa berpeluang yang sama. De Boer yang baru dua pekan menjabat mendapat dua hasil buruk. Seperti yang terjadi pada dini hari (12/10) kemarin.

Belanda hanya bermain imbang 0-0 melawan Bosnia Herzegovia pada laga UEFA Nations League. Hal yang maklum jika suporter Belanda khawatir melihat tim kesayangannya terlambat panas. Sebab, dia punya catatan masa lalu yang tidak cukup bagus, terutama saat menjadi manajer Crystal Palace.

Impresi yang kurang matang di tim Belanda sama halnya dimainkan disaat de Boer melatih Inter Milan. Karirnya cukup singkat, hanya 84 hari sebelum akhirnya hengkang.

Hasil imbang itu membuat Belanda kini menghuni posisi kedua klasemen A1 dengan koleksi empat poin, sedangkan Bosnia tetap juru kunci dengan dua poin, demikian catatan laman resmi UEFA.

“Kami sudah bermain maksimal, tapi memang tim lawan cukup bertahan,” ujar Ryan Babel dikutip The Sun.

Stefan de Vrij menyia-nyiakan peluang bagus saat ia menanduk bola melebar dari tendangan bebas pada fase awal laga. Namun ia berjasa mengamankan gawang timnya saat menggagalkan sepakan Amer Gojak.

Belanda menekan tuan rumah untuk kurun waktu yang lama, namun Bosnia beberapa kali mengancam untuk mencuri gol.

Masuknya Edin Dzeko sebagai pemain pengganti menambah daya gedor Bosnia. Ia berlari dan mengirim umpan kepada Miralem Pjanic untuk memaksa kiper Jasper Cillesen melakukan penyelamatan penting pada menit ke-69.

Di sisi lain lapangan, kiper Bosnia Ibrahim Sehic bereaksi dengan baik untuk menggagalkan upaya Frenkie de Jong, kemudian mampu mencegah gawangnya kemasukan dari sepakan Luuk de Jong.

Belanda memiliki satu peluang bagus terakhir menjelang laga usai. Namun Ryan Babel hanya mampu melepaskan tembakan melebar untuk memastikan laga itu berakhir tanpa gol.

“Ada hal yang perlu banyak dibenahi. Di babak kedua kami jarang memainkan serangan,” tandas De Boer kepada Holland Sports. (fin/tgr)