Dua Laga Timnas U-19 Cukup untuk Dievaluasi

timnas
Tim Nasional Indonesia U-19

JAKARTA – Timnas tidak bisa hanya sekadar mengejar teori sementara publik sudah berharap kegemilangan hasil yang dicapai. Dua kekalahan beruntun dari Bulgaria dan Kroasia sudah menjadi bekal bagi pelatih untuk melakukan evaluasi. Baik dari sisi permainan, kerja sama tim khususnya fisik.

Ya, setelah dihajar Bulgaria, timnas Indonesia U-19 kembali menelan kekalahan telak pada International U-19 Friendly Tournament. Kali ini pasukan Garuda Muda dibinasakan tuan rumah Kroasia dengan skor 7-1, di Di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Selasa (8/9) malam WIB.

Dalam pertandingan tersebut timnas Indonesia U-19, hampir membuka keunggulan pada menit 11. Sayang, tendangan Irfan Jauhari, memanfaatkan bola muntah masih mengenai mistar gawang Kroasia.

Setelah itu, pertahanan timnas Indonesia U-19 terus mendapat tekanan dari Kroasia. Bahkan, pada menit 26 gawang anak asuh Shin Tae-yong kebobolan lewat gol sundulan Filip Zrilic.

Lima menit berselang, Kroasia mampu menggandakan keunggulannya. Kali ini giliran Arijan Brkovic, yang memaksa Ady Satryo memungut bola dari jala gawangnya untuk kali kedua.

Baca Juga : Timnas U-19 Disambut Cuaca Hangat

Satu menit sebelum turun minum, armada Josip Simunic itu kembali menambah keunggulannya melalui Marco Boras. Skor 3-0 menjadi penutup paruh pertama pertandingan tersebut.

Kroasia mencetak gol cepat ketika babak kedua berjalan kurang dari dua menit. Antonio Marin, mencatatkan namanya di papan skor usai mendapat umpan silang dari sisi kanan.

Keunggulan empat gol membuat timnas Indonesia U-19 berusaha keras untuk memperkecilnya. Segala upaya dilakukan David Maulan dan kawan-kawan membobol gawang Kroasia.

Bukannya mencetak gol, timnas Indonesia U-19 kembali kebobolan pada menit 66. Bruno Zdunic lolos dari jebakan offside, sehingga dengan mudah menceploskan si kulit bundar.

Bagas Kaffa mampu memperkecil kedudukan pada menit 72. Gol tersebut jadi yang pertama diciptakan timnas Indonesia U-19 pada International U-19 Friendly Tournament.

Sayang, kegembiraan timnas Indonesia U-19 setelah Bagas mencatatkan namanya di papan skor hanya bertahan sebentar. Satu menit berselang, Kroasia menambah keunggulan lewat gol kedua Antonio Marin.

Jelang berakhir laga, timnas Indonesia U-19 terpaksa bermain dengan 10 orang karena Mochammad Supriadi menerima kartu kuning kedua akibat pelanggarannya di kotak terlarang. Ivan Brnic yang jadi eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan baik. Skor 7-1 untuk keunggulan Kroasia bertahan hingga pertandingan selesai.

Hasil negatif tersebut jadi yang kedua didapatkan timnas Indonesia U-19 dalam International U-19 Friendly Tournament. Pada pertandingan pertama skuad Garuda Muda dihantam Bulgaria tiga gol tanpa balas.

Pelatih Timnas U-19, Shin Tae-yong mengatakan bahwa saat ini materi latihan anak asuhnya adalah latihan fisik yang bertujuan untuk peningkatan stamina.

“Seperti saya sampaikan sebelumnya tim saat ini masih berproses. Latihan fisik dengan intensitas tinggi. Jadi kami tidak mengincar kemenangan pada laga uji coba. Kekaslahan melawan Bulgaria dan Kroasia adalah bagian dari mengukur kekuatan tim. Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan pemain,” kata Shin Tae-yong. (fin/ful)

Susunan pemain:

Indonesia: Muhammad Ady Satryo, Bayu M Fiqri, Komang Tri Arta, Rizky Ridho, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, David Maulana, Komang Teguh, Sandi Samosir; Saddam Emirudin, Irfan Jauhari.

Kroasia: Renato Josipovic; Filip Braut, Ruka Jurisic, Marco Boras, Nikola Soldo; Arijan Brkovic, Ivan Brnic, Bruno Jenjic; Ivan Saric, Antonio Marin, Filip Zrilic.