Covid Naik karena Masyarakat tak Disiplin

covid-19
Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito. (Instagram@wikuadisasmito)

JAKARTA – Satgas Penanganan COVID-19 menyebut penyebab utama peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia pekan ini karena masyarakat tidak disiplin mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

“Meningkatnya kasus aktif COVID-19 adalah ketidakdisiplinan masyarakat mematuhi protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak). Masih banyak masyarakat yang berkerumun dalam berbagai kegiatan,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito di Graha BNPB Jakarta, Rabu (2/12).

Menurut data satgas, terjadi peningkatan kasus positif sebesar 19,8 persen pada 22-29 November 2020. Yaitu dari 30.555 kasus pada 15-22 November 2020 menjadi 36.600 pada 22-29 November 2020.

“Kondisi ini memicu peningkatan kasus aktif. Pada prinsipnya peningkatan kasus aktif bisa dicegah bila disiplin melakukan protokol kesehatan. Ternyata masyarakat masih ada yang lengah. Mereka tidak menjalankan protokol kesehatan,” jelas Wiku.

Terkait kondisi tersebut, Wiku meminta agar pimpinan daerah melakukan refleksi dan evaluasi. “Kondisi yang ada menjadi refleksi dan evaluasi pimpinan daerah untuk membuat kebijakan yang paling tepat. Namun, harus mempertimbangkan dampak terhadap berbagai sektor. Sehingga penanganannya juga harus bersifat multi sektor. Sehingga tidak ada yang dikorbankan,” tandasnya. (rh/fin)