Iran Tolak Tawaran Bantuan Amerika Serikat Perangi Virus Corona

IRAN – Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam pidatonya yang disiarkan televisi pada Minggu (22/3) mengatakan menolak tawaran bantuan Amerika Serikat, ia bersumpah akan mengalahkan virus corona.

Tawaran Amerika Serikat untuk membantu Iran dalam perang melawan virus corona itu aneh, Khamenei menggambarkan para pemimpin AS sbegai “penipu dan pembohong”.

“Beberapa kali orang Amerika menawarkan diri untuk membantu kita memerangi pandemi. Itu aneh karena Anda menghadapi kekurangan di Amerika. Anda juga dituduh membuat virus ini, ”kata Khamenei dikutip dari laman Reuters.

“Saya tidak tahu apakah itu benar. Tetapi ketika ada tuduhan seperti itu, dapatkah orang bijak memercayai Anda dan menerima tawaran bantuan Anda? … Anda bisa memberikan obat-obatan ke Iran yang menyebarkan virus atau membuatnya tetap secara permanen,” tambah Khamenei, seorang anti-A.S, garis keras di Iran.

Ketegangan kedua negara memang sudah terjadi sejak 2018 lalu, ketika Presiden AS Donald Trump keluar dari kesepakatan nuklir Teheran 2015 dengan enam kekuatan dunia dan menerapkan kembali sanksi yang telah melumpuhkan ekonomi Iran.

Gesekan meningkat ketika Trump memerintahkan serangan pesawat tak berawak A.S. yang menewaskan komandan tertinggi Pengawal Revolusi Iran, Qassem Soleimani, pada 3 Januari. Iran membalas dengan memukul target AS di Irak pada 8 Januari.

“Musuh nomor satu kita adalah Amerika. Ini adalah musuh Iran yang paling jahat dan jahat … para pemimpinnya adalah teroris … Pembohong dan penipu, “kata Khamenei.

Pemerintah Iran telah menyalahkan sanksi AS karena menghambat upayanya untuk menghentikan wabah dan Presiden Hassan Rouhani mendesak Amerika untuk menyerukan pemerintah mereka untuk mencabut sanksi ketika Iran melawan virus korona.

China, pihak dalam perjanjian nuklir Iran, telah mendesak Amerika Serikat untuk segera mencabut sanksi terhadap Iran di tengah-tengah tanggapan Teheran terhadap wabah virus corona.

Tetapi Amerika Serikat mengirim Iran pesan minggu ini. “Penyebaran virus tidak akan menyelamatkannya dari sanksi AS yang menghambat pendapatan minyaknya dan mengisolasi ekonominya.”

Khamenei mengatakan Iran akan menang atas virus itu. “Republik Islam memiliki kemampuan untuk mengatasi segala jenis krisis dan tantangan, termasuk wabah virus corona,” kata Khamenei.

Washington telah menawarkan bantuan kemanusiaan kepada musuh lamanya, negara Timur Tengah yang paling terpengaruh oleh virus corona, dengan 1.685 kematian dan 21.638 orang terinfeksi.(nie/fin)